Wednesday, September 5, 2018

Berita Dunia Terkini Puluhan Ribu Demonstran Anti Pemerintah

Photo Ilustration by Alex Radelich on Unsplash
Puluhan ribu demonstran Rumania memenuhi jalanan, mereka melancarkan aksi protes kepada kebijakan Pemerintah. Berita dunia terkini menyebutkan telah terjadi bentrokan antara massa dengan pihak kepolisian setempat.

Terdapat diantaranya para ekspatriat yang ikut bergabung melaksanakan demonstrasi. Terlihat sekitar lebih dari empat puluh lima ribu orang yang turun ke jalan. Bahkan ada yang rela melakukan perjalanan jauh dari Spanyol bersama sang suami untuk ikut andil, seperti dilansir matamatapolitik dalam berita dunia terkini.

Beberapa pengunjuk rasa di ibukota Bucharest saling melemparkan botol dan juga pecahan  trotoar. Namun pihak kepolisian tidak hanya tinggal diam. Mereka menghalau aksi ini dengan semprotan gas air mata, semprotan merica dan bahkan juga melakukan penyemprotan dengan meriam air. 

Dari data dinas darurat, kejadian ini mengakibatkan korban sekitar lebih dari 90 orang harus dirawat, dan sekitar 10 orang polisi mengalami luka-luka. Sampai berita ini diturunkan, korban yang berjatuhan semakin bertambah. 

Korupsi nampaknya menjadi masalah yang kompleks di negara tersebut. Bukan hanya merugikan negara dalam jumlah yang sangat besar, namun juga semakin menambah utang-utang negara yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menuntut data laporan terakhir, utang yang dimiliki oleh negara ini mencapai 113,5 juta US Dollar Amerika.

Sekelompok demonstran berusaha menerobos masuk ke gedung pemerintahan di Bucharest, namun dapat ditahan oleh barisan kepolisian. Lainya mengibarkan bendera EU dan Rumania sembari meneriakkan slogan-slogan.

Mereka menuntut pengunduran diri pemerintah, serta kasus korupsi yang begitu mengakar di negara tersebut. Disebutkan ini merupakan titik puncak aksi protes terhadap salah satu partai PSD, yang selama berbulan-bulan telah terjadi.

Presiden Klaus Iohannis menyetujui pemecatan jaksa anti-korupsi Laura Codruta Kovesi, pada awal juli. Ia memimpin penyelidikan kasus korupsi kepada para politisi lokal dan nasional. 

Banyak warga masyarakat yang menyayangkan sikap pemerintah, seolah-olah warganya tidak tahu jika pembangunan yang berlangsung, terdapat indikasi suap kiri - suap kanan. Meski bagian dari Uni-Eropa, Rumania bukanlah negara yang maju. Padahal banyak dari mereka yang tinggal serta bekerja diluar negeri.

Menurut laporan Bank Dunia, Rumania termasuk negara paling tidak berkembang. Meskipun kenyataannya hingga seperempat penduduknya  menghasilkan devisa untuk negara tersebut sekitar hingga  71 trilliun.

Matamatapolitik.com menyebutkan, berita dunia terkini Presiden berada dibawah desakan partai PSD untuk menyetujui pemecatan tersebut. Aksi protes demonstarn menginginkan adanya penindakan tentang kasus korupsi yang menguntungkan pihak penguasa saja.

Read More