Wednesday, August 29, 2018

Sukanto Tanoto Menjadikan TFIC Sebagai Pusat Informasi Kehutanan di Tingkat Dunia

Photo by Jesse Gardner on Unsplash
Perlu untuk diketahui terlebih dulu bahwa, menurut Buku Statistik Kehutanan di Indonesia bahwa, negeri kita ini sebetulnya memiliki luasan hutan sekitar 99.6 juta hektar, atau sekitar 52.3 persen dari jumlah total luasan wilayah Indonesia. Tidak hanya sangat luas, akan tetapi hutan yang ada di Indonesia ini juga menyimpan keberagaman hayati yang cukup besar sekali. Lebih dari 4 ribu jenis pohon yang mana ada sekitar 267 jenis diantaranya merupakan pohon kayu yang punya nilai ekonomi terbilang tinggi.

Kontribusi sektor kehutanan sekitar 3.5 persen atau sebesar USD21 terhadap ekonomi Indonesia. Tak hanya itu saja, lebih dari 3.76 juta tenaga kerja terserap dalam sektor kehutanan. Makanya, perlu sekali untuk pengembangan Sumber Daya Manusia yang bisa kelola hutan dengan baik, juga tersedianya informasi yang cukup sebagai dasar dari pengelolaan hutan, pengembangan ilmu kehutanan, serta pembuatan kebijakan. 

Makanya, Intitut Pertanian Bogor bersama Tanoto Foundation resmikan Tanoto Forestry Information Center (TFIC). Ini adalah sebuah pusat informasi kehutanan yang diharap agar bisa digunakan peneliti, akademia, serta mahasiswa Indonesia, Asia, maupun dunia. Dalam gedung ini tersedia akses ke jurnal internasional mengenai kehutanan yang semakin melengkapi koleksinya. Pusat informasi tersebut rencananya akan dibuka untuk umum, supaya masyarakat luas dapat memperoleh informasi, atau pun berbagai informasi mengenai kehutanan. 


Sukanto Tanoto Menjadikan TFIC Sebagai Pusat Informasi Kehutanan di Tingkatan Dunia


Ya, Tanoto Forestry Information Center (TFIC) ini dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas, diantaranya adalah akses ke perpustakaan Institut Pertanian Bogor, informasi tentang kehutanan dalam bentuk video maupun panel, serta jurnal pengetahuan. Pusat informasi tersebut bahkan juga jadi tempat inkubasi pengetahuan maupun ide – ide lewat penelitian, diskusi, dan seminar. Tanoto Forestry Information Center bahkan juga akan jadi hub yang hubungkan antara Institut Pertanian Bogor dan Universitas lainnya juga lembaga riset dunia di bidang kehutanan pastinya.

Sebagai pendiri Tanoto Foundation, Sukanto Tanoto mengatakan bahwa berdirinya Tanoto Forestry Information Center tersebut juga jadi wujud dari dukungannya terhadap upaya pengembangan ilmu kehutanan yang ada di Indonesia. Makanya, diharapkan sekali agar Insitut Pertanian Bogor mampu bekerja sama dengan perguruan tinggi lainnya, juga lembaga penelitian di bidang kehutanan agar bisa kembangkan pusat informasi yang nantinya akan bisa dukung riset bidang kehutanan dan pengembangan ilmu kehutanan. 

Peranan sektor dengan industri kehutanan memang penting sekali bagi ekonomi di Indonesia. Makanya untuk lebih bisa tingkatkan kontribusi sektor tersebut, Indonesia butuh orang – orang yang pandai di bidang kehutanan. Selain itu, Indonesia juga membutuhkan orang – orang yang bisa gunakan serta kembangkan knowledge agar bisa diaplikasikan di bidang kehutanan. Hingga akhirnya berbagai aktifitas dalam Tanoto Forestry Information Center jadi jalan lahirnya ilmuwan serta praktisi kehutanan yang unggul pada tingkatkan internasional. 

Muhammad Nasir adalah seorang Menteri Riset Teknologi dan Pendirikan Tinggi juga mengatakan bahwa Tanoto Forestry Information Center ini adalah yang paling tepat dalam menjadi instrument utama sebuah penelitian, analisis, serta menyusun langkah – langkah yang strategis yang dibutuhkan. Selain itu, Herry Suhardiyanto yang merupakan Rektor IPB juga mengatakan bahwa dengan adanya Tanoto Forestry Information Center maka kita akan bisa wujudkan kebijakan – kebijakan nasional yang berlandaskan ilmu pengetahuan. Diharap agar dengan adanya Tanoto Forestry Information Center ini penelitian yang berorientasi di pengelolaan hutan akan bisa terus bisa dilakukan. 


EmoticonEmoticon