Minggu, 25 Juni 2017

Jangan Buang Pisang Terlalu Matang, Ini Lo Manfaatnya

Jangan Buang Pisang Terlalu Matang, Ini Lo Manfaatnya

Jangan buang pisang terlalu matang, memang terlihat seperti busuk bukan. Padahal, pisang yang telah bintik-bintik gelap itu ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan yang banyak orang tidak mengetahui. 

Seperti dilansir dari Undergroundhealth, Kamis (10/11/2016), berikut manfaat pisang yang telah bitnik-bintik cokelat tersebut.

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam mencegah/melawan sel tumor
Berdasarkan penelitian di Jepang, bintik-bintik gelap pada pisang menghasilkan zat Tumor Necrosis Factor (TNF) yang mempunyai kemampuan untuk mencegah dan melawan sel-sel kanker dalam tubuh. Zat ini bekerja sama dengan sistem kekebalan tubuh kemudian membimbing mereka menuju sel yang terinfeksi, menangkap sel-sel yang menjadi sebab kanker.

2. Mengurangi sakit maag
Pisang matang yang ditandai dengan bitnik-bintik cokelat tersebut sebenarnya kaya akan kalium-mineral dengan pH 14. Oleh karena itu, makan buah pisang minimal 1 setiap harinya dapat membantu dalam mengoreksi keasaman dalam lambung, sehingga dapat mengurangi gejala sakit maag.

3. Mengontrol tekanan aliran darah
Selain kaya akan kalium, pisang matang kecoklatan rendah sodium, sehingga diklaim dapat membantu mengatur tekanan darah. Sebuah studi yang dilakukan oleh PK Whelton yang dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa konsumsi harian asupan kalium dapat membantu menurunkan tekanan sistolik* 3 mmHg dan tekanan diastolik** hampir 2 mmHg dalam darah.

4. Merupakan Sumber energi yang cepat
Dengan tiga jenis gula alami yang terkandung dalam pisang matang, kemudian dikombinasikan dengan serat, sangatlah membantu dalam memenuhan energi tubuh. Dalam sebuah penelitian penelitian menunjukkan hanya dengan dua buah pisang sebelum latihan dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama satu jam atau bahkan lebih. Kandungan berupa Kalium  juga membantu mencegah kram otot saat latihan.

*Tekanan sistolik adalah tekanan darah pada saat terjadi kontraksi otot jantung. Istilah ini secara khusus digunakan untuk merujuk pada tekanan arterial maksimum saat terjadi kontraksi pada lobus ventrikular kiri dari jantung. Rentang waktu terjadinya kontraksi disebut systole.
**Tekanan sistolik adalah tekanan darah pada saat terjadi kontraksi otot jantung. Istilah ini secara khusus digunakan untuk merujuk pada tekanan arterial maksimum saat terjadi kontraksi pada lobus ventrikular kiri dari jantung. Rentang waktu terjadinya kontraksi disebut systole.

Nama saya Munadi Syarif.

Saya anak dari kedua orang tua saya. Saya seorang Blogger sejak 2013 silam. Selain kerjaan ngeblog, saya juga seorang mahasiswa tulen :). Silahkan kunjungi website saya www.munadisyarif.com

Related Posts

0 komentar: